Saya tak yakin akan itu. Perbuatan apa yang telah saya lakukan hingga hal besar terjadi? Apa ini karena doa-doa yang kunaikkan dihadapan-Nya?
Hari itu adalah hari teraneh dari semua hari yang sudah saya lalui akhir-akhir ini. Mengapa tidak? Waktu itu saya sedang berlari sekaligus membawa bekal yang saya siapkan sendiri di rumah nenek. Seperti orang melamar, begitulah saya sembari berlari menuju kebun kakek. Tiba-tiba itu mengangkatku—saat berlari—, membawaku maju sampai-sampai yang terasa hanya kesejukan dan keringanan—saya begitu ringan. Hanya... ringan.
Semuanya berlangsung begitu cepat. Bagaimana caraku menyimpan momen menakjubkan dan aneh itu?
Nanda Dega
0 komentar:
Posting Komentar